Home » » Kota Paling Dingin Di Dunia; Kota Yakutsk di Russia

Kota Paling Dingin Di Dunia; Kota Yakutsk di Russia

Kota paling dingin di dunia, emm kebayangkan betapa dinginnya. Selama musim dingin, suhu kota-kota yang dihinggapi salju akan merambah hingga minus puluhan derajat. Penduduknya tak kuasa menahan dingin, mengenakan mantel dan pakaian tebal kemana pun mereka pergi.

Kota Paling Dingin Di Dunia; Kota Yakutsk di Russia

Kota Paling Dingin Di Dunia; Kota Yakutsk di Russia

Kota Paling Dingin Di Dunia; Kota Yakutsk di Russia


Sebut saja Helsinki di Finlandia yang terkurung hingga -34 derajat celsius, Moskow di Rusia dengan -30 derajat celsius ataupun Alaska dengan suhu mencapai -26 derajat celsius. Tapi salah jika kota-kota itu diduga sebagai kota terdingin, di dunia ini, ada sebuah kota yang jauh lebih membeku.
Kota Yakutsk di Russia patut menyandang predikat kota terdingin di dunia. Saat ini, suhu yang membalut tubuh masyarakat Yakutsk berkisar -45 derajat celsius. Namun, suhu terendah yang pernah tercatat di kota ini menembus angka -64,4 derajat celsius.

Letak Yakutsk tepat di tepi Sungai Lena, sekitar 280 kilometer di sebelah selatan Lingkaran Arktik. Itu berarti daerah ini dibungkus iklim ekstrem permanen.

Sekilas, keseharian penduduk Yakutsk tampak seperti kehidupan di planet lain. Warga benar-benar terbungkus pakaian ekstra hangat, patung dan infrastruktur jalan diselimuti salju, tumbuhan memutih, hewan pun harus bertahan dengan percikan salju yang jatuh ke tubuhnya. Sekitar 250 ribu penduduk Yakutsk harus tetap bertahan diterpa suhu sedingin itu.

Salju jatuh di atap-atap bangunan, berubah menjadi timbunan es yang membahayakan pejalan kaki. Jika tak hati-hati, runtuhan es bisa menghantam manusia dan menyebabkan kematian.

Seperti dilansir laman Mirror, ketika suhu sedingin ini berhembus, penduduk tak bisa sembarangan keluar rumah. Bahkan ke pusat perbelanjaan Central Square pun bisa jadi keputusan fatal, keadaan jalan begitu licin. Masalahnya, ini juga terjadi di seluruh kota dan pelabuhan utama.


Tapi mau tak mau, warga harus ke pasar membeli bahan makanan, sebagian dari mereka juga berjualan untuk mencari nafkah. Berdagang ikan yang dibungkus dengan bahan hangat untuk mencegah rasa pahit. Mobilitas warga didukung oleh kereta api.


Cukup mengerikan memang melewati cuaca di sini. Itulah mengapa banyak narapidana yang dibuang di Yakutsk sejak tahun 1600-an, orang-orang menyebutnya dengan “Penjara Tanpa Pintu”

Comments
0 Comments

Google+ Followers